03 Agustus 2013

Pengakuan: Mencuri TTS Adew Habtsa

Share it Please

 
gambar dari sini



pelan-pelan waktu memadatkan lingkaran yang kami gelar
di depan selasar Salman
seakan-akan ikut sibuk mengaduk TTS
yang baru dicuri dari guru kami: Adew Habtsa

(sesungguhnya kami bertanya-tanya
adakah lagi hal yang kami cari selain berpetak-petak kekosongan ini)
senja kian padam namun masih kami paksakan
katakata berjejalan jadi sajak
lalu peluh berjatuhan jadi keluh, jadi angkuh
:TTS ini tak juga penuh

oh,
agaknya kami mesti menerima ruang-ruang kosong
yang nyatanya tak pernah mampu kami isi seorang diri
tanpa kerendahan hati
tanpa pikiran dan jiwa yang terbuka

azan magrib kemudian menggedor kealpaan kami
TTS ini akan segera dikembalikan, selagi bisa
tak lupa kami sertakan bergantang maaf dan rupa-rupa kesadaran
bahwa ruang mendatar-menurun itu selalu rumpang
bahwa kami selalu lupa jadi murid
yang sederhana





(Agustus, 2013)

Tidak ada komentar:

Unordered List