Narayan namaku. Dan aku mewarisi darah Pandawa.
Entah dari garis keturunan mana darah itu kuwarisi, yang jelas aku mewarisi kecerdasan
Yudhistira, kegagahan Arjuna, ketangguhan Bima, dan kecerdikan Nakula-Sadewa.
Terdengar bagus, namun nyatanya tidak begitu. Orang-orang bilang aku ada dalam
bahaya sebab Batara Kala kini mencari keturunan Pandawa. Dendam Kala belum
terbalas. Ia tak lagi berselera menyantap manusia biasa. Nafsu raksasanya kini
tertuju satu. Aku!
Aku tak mau mati begitu saja di tangan sang
raksasa, oleh sebab itu aku ingin melawan Kala dengan tanganku sendiri.

